PRAKTIK KONSELING

MATERI

A. Masalah Materi : Asuhan Kebidanan pada Ibu Bersalinbaca selengkapnya
B. Peserta : Ibu bersalin/klien (mahasiswa), keluarga
klien(mahasiswa), bidan(mahasiswa),
asisten bidan (mahasiswa)
C. Waktu pelaksanaan :17 Oktober 2012
D. Tempat Pelaksanaan : Kelas A/BD/I
E. Isi Materi :
a. Pengertian Persalinan
b. Penyebab Persalinan
c. Tanda-tanda Persalinan
d. Macam-macam proses Persalinan
e. Tahap dalam persalinan
f. Faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan
g. Mekanisme persalinan
h. Ashan persalinan Pada Ibu Bersalin Kala I meliputi :
– Anamnesis
– Pemeriksaan fisik
– Pemeriksaan abdomen, pemeriksaan dalam
– Persiapan rujukan
– Asuhan sayang ibu.
F. Metode : Ceramah dan Konseling
G. Media : Power Point dan alat peraga
H. Evaluasi :
– Menanyakan kembali kepada ibu/keluarga apakah sudah mengerti dengan penjelasan yang kita berikan
– Meminta ibu untuk mengulangi inti dari materi yang kita jelaskan.
– Bidan mengamati apakah ibu/ keluarga menerapkan prosedur sesuai dengan asuhan yang di berikan
PEMBAHASAN
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN
A. Pengertian Persalinan
1. Persalinan merupakan proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lahir dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri). (Manuaba, 1998 )
2. Persalinan merupakan proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan (37-42 minggu), lahir spontan dengan presentasi belakang kepala yang berlangsung dalam 18 jam, tanpa komplikasi baik pada ibu maupun pada janin. (Prawirohardjo, 2001).
3. Persalinan merupakan serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan, disususl dengan pengeluaran placenta dan selaput janin dari tubuh ibu.
4. Persalinan normal (partus spontan ) merupakan proses lahirnya bayi pada letak belakang kepala yang dapat hidup dengan tenaga ibu sendiri dan uri,tanpa alat serta tidak melukai ibu dan bayi yang umumnya berlangsung kurang dari 24 jam melalui jalan lahir.
5. Persalina adalah proses dimana bayi, plasenta, dan selaput ketuban, keluar dari uterus ibu. Persalinan dianggap normal jika prosesnya terjadi pada usia kehamilan cukup bulan (setelah 37 minggu) tanpa disertai adanya penyulit.

B. Penyebab Persalinan
Penyebab timbulnya persalinan sampai sekarang belum diketahui secara pasti. Tetapi terdapat beberapa teori yang mengatakan bahwa : (Rustam Muchtar, 1998).
1. Penurunan kadar progestero
Progesteron menimbulkan relaksasi otot-otot rahim, sebaliknya. Estrogen meninggikan kerentanan otot rahim. Selama kehamilan terdapat keseimbangan antara kadar Progesteron dan Estrogen di da;lam darah, tetapi pada akhir kehamilan kadar Progesteron menurun sehingga timbul his.
2. Teori oxytocin
Pada akhir kehamilan kadar oxytocin bertambah. Oleh karena itu timbul kontraksi otot-otot rahim.
3. Keregangan otot-otot
Seperti halnya dengan kandung kencing dan lambung bila dindingnya teregang oleh karena isinya bertambah maka timbul kontraksi untuk mengeluarkan isinya. Demikian pula dengan rahim, maka dengan majunya kehamilan makin teregang otot-otot dan otot-otot rahim makin rentan.
4. Pengaruh janin
Hypofise dan kelenjar suprarenal janin rupa-rupanya juga memegang peranan oleh karena pada anencephalus kehamilan sering lebih lama dari biasa.
5. Teori Prostaglandin
Prostaglandin yang dihasilkan oleh decidua, disangka menjadi salah satu sebab permulaan persalinan. Hasil dari percobaab menunjukkan bahwa Prostaglandin F2 dan E2 yang diberikan secara intra vena, intra dan extraamnial menimbulkan kontraksi myometrium pada setiap umur kehamilan. Hal ini juga di sokong dengan adanya kadar Prostaglandin yang tinggi baik dalam air ketuban maupun darah perifer pada ibu-ibu hamilsebelum melahirkan atau selama persalinan.

C. Tanda Dan Gejala Inpartu
1. Penipisan dan pembukaan serviks
2. Kontraksi uterus yang mengakibatkan perubahan pada serviks (minimal 2x/10menit
3. Keluar cairan lendir campur darah

D. Macam- macam Persalinan
1. Persalinan Spontan
Yaitu bila persalinan ini berlangsung dengan kekuatan ibu sendiri dan melalui jalan lahir
2. Persalinan Anjuran
Persalinan terjadi bila bayi sudah cukup besar untuk hidup diluar, tetapi tidak sedemikian besarnya sehingga menimblkan kesulitan dalam persalinan, kadang- kadang persalinan tidak mulai dengan sendirinya tetapi baru berlangsung setelah pemecahan ketuban, pemberian pitocin atau prostaglandin.
3. Persalinan Buatan
Yaitu sebaliknya bila persalinan dibantu dengan tenaga dari luar misalnya ekstraksi dengan forceps, atau dilakukan operasi Sectio Caesarea.

E. Tahap-tahap Persalinan
1. Kala I persalinan yaitu dimulai sejak terjadinya kontraksi uterus pertama kali yang teratur dan meningkat sampai pembukaan lengkap.
Kala I persalina terdiri atas 2 fase yaitu fase laten ( pembukaan 0-3 cm, waktu 8 jam), fase aktif (dari pembukaaan 4-pembukaan lengkap 10 cm, waktu 7 jam).
2. Kala II yaitu dimulai dari pembukaan lengkap (10 cm) sampai lahirnya bayi. Proses ini biasanya berlangsung 2 jam pada primi dan 1 jam pada multi.
3. Kala III yaitu dimulai dari lahirnya bayi sampai lahirnya plasenta, yang berlangsung tidak lebih dari 30 menit.
4. Kala IV yaitu dimulai saat lahirnya plasenta sampai 2 jam pertama postpartum atau di sebut dengan kala pengawasan.

F. Faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan
1. Power yaitu kekuatan pada saat proses persalinan yang bersal dari kontraksi dan dari kekuatan ibu mengedan.
2. Passage yaitu dari jalan lahir lunak (vulvna, vagina, serviks, dan uterus), dan jalan lahir keras (tulang seperti : otot, jaringan, dan ligamen).
3. Passanger yaitu di pengaruhi oleh janin itu sendiri dari berat janin tersebut.
4. Personality yaitu dari kondisi psikiligis ibu, apakah ibu mengalami gangguan atau tidak.
5. Provider yaitu dari penolong (bidan) bagaimana seorang bidan dalam memberikan pertolongan apakah mampu menolong sesuai dengan standar asuhan.

G. Mekanisme Persalinan
1. Engagement yaitu masuknya bagian terbawah janin ke pintu atas panggul
2. Discent yaitu turunya kepala
3. Fleksion yaitu majunya kepala janin, dagu lebih mendekati dada
4. Internal rotation yaitu putaran paksi dalam, bagian terendah janin memutar kedepan ke bawah sympisis atau usaha janin untuk menyesuaikan posisi kepala dengan bentuk jalan lahir
5. Extension yaitu defleksi kepala karena sumbu PBP mengarah kedepan dan atas
6. Eksternal rotation atau putaran paksi luar yaitu Setelah kepala lahir, kepala memutar kembali ke arah panggul anak untuk menghilangkan torsi leher akibat putaran paksi dalam. Ukuran bahu menempatkan pada ukuran muka belakang dari PBP.
7. Expulsi yaitu Bahu depan di bawah symphisis,lahir bahu belakang, bahu depan, badan seluruhnya.

H. Asuhan persalina pada ibu bersalin kala I
1. Fase-fase dalam kala I persalinan
a. Fase laten
Dimulai sejak awal berkontraksi yang menyebabkan penipisan dan pembukaan serviks secara bertahap, berlangsung hingga serviks membuka kurang dari 4 cm, pada umumnya fase laten berlangsung 8 jam
b. Fase aktif
Dari pembukaan 4 cm hingga mencapai pembukaan lengkap ( 10cm ), terjadi penurunan bagian terbawah janin, frekuensi dan lama kontraksi uterus akan meningkat secara bertahap.
2. Pemeriksaan ibu bersalin kala I
a. Anamnesis
1) Nama, umur, dan alamat
2) Gravida dan para
3) Kapan Bayi akan lahir menurut ibu
4) Riwayat kehamilan sekarang
5) Riwayat medis lainnya
6) Masalah medis saat ini
7) Evaluasi
b. Pemeriksaan fisik
c. Tentramkan hati ibu dan bantu ibu agar merasa nyaman.
d. Minta ibu untuk mengosongkan kandung kemih
e. Nilai keadaan umum ibu (kontraksi, tingkat kegelisahan dan nyeri ibu, warna konjungtiva, kebersihan, status gizi )
f. Nilai TTV
g. Pemeriksaan abdomen
h. Menentukan TFU
i. Memantau kontraksi uterus
j. Memantau DJJ, dan menentukan Presentasi
k. Menentukan penurunan bagian terbawah janin
l. Pemeriksaan dalam meliputi : pembukaan, penipisan, ketuban, presentasi, penurunan, penyusupan, talipusat, molase, ukuran panggul.
m. Persiapan rujukan
Menyiapkan sistem rujukan efektif mengenai siapa pengambil keputusan, pasilitas rujukan atau lebih jelasnya BAKSOKU
n. Memberikan asuhan sayang ibu selama persalinan
1) Memberikan dukungan emosional
2) Membantu pengaturan posisi ibu
3) Memberikan cairan dan nutrisi
4) Kebutuhan eliminasi
5) Pengurangan rasa nyeri
6) Pencegahan infeksi
7) Evaluasi

PERCAKAPAN
PROSES KONSELING BIDAN PADA IBU BERSALIN
A. Pembukaan
Ibu : Selamat pagi ibu, ada ibu bidannya ?
asisten bidan : Selamat pagi uga, oh ya bu ada didalam mari bu silahkan masuk, silahka duduk, tunggu sebentar ya bu saya panggil ibu bidannya dulu.
Ibu : ya bu
Bidan : pagi bu, ada yang bisa saya bantu bu ?
suami : Ya Ibu, saya ingin memeriksakan kehamilan istri saya yang masuk usia 9 bulan sekarang.
Bidan : owh iya pak, tapi sebelunya boleh saya tau nama ibu dan bapak siapa ?
dari mana ?
Bapak : nama saya Tn “ M” dan istri saya Ny”Y” saya dari bantul bu.
Bidan : usia ibu berapa ?
Ibu : usia saya baru 23 tahun.
Bidan : pekerjaan bapak sama ibu apa ?
Bapak : saya bekerja sebagai guru dan istri saya sebagai ibu rumah tangga saja

B. Inti
Bidan : lalu apa yang ibu rasakan sekarang ?
Ibu : saya merasakan perut saya mules-mules , terus keluar lendir campur darah bu.
Bapak : saya sangat khawatir bu,apa tidak terjadi sesuatu dengan istri saya ?
Bidan : ya pak kita berdoa sama-sama semoga tidak terjadi apa-apa sama ibu.
Bidan : owh ya buk sejak kapan mulesnya ?
Ibu : sejak tadi pagi sekitar jam 5 bu.
Bidan : sekarang masih mulesnya bu ? dan sebelumnya apa ada keluar cairan ?
Ibu : ya bu masih tetapi tidak seperti yang tadi pagi sakit,sekarang sakit sich bu tapi masih bisa saya tahan.
Bidan : bu sebelumnya pernah melakukan pemeriksaan kehamilan ?
Ibu : pernah bu,di klinik bersalin di Bantul
Bidan : berapa kali bu ?
Ibu : 3 kali bu.
Bidan : oh ya bu, apakah sebelumnya dalam keluarga ibu ada riwayat penyakit menurun seperti : DM, hipertensi, asma . penyakit menular seperti : TBC, hepatitis. Penyakit berat seperti : jantung, ginjal.
Ibu : kebetulan tidak ada dalam keluarga saya bu dan saya juga tidak pernah menderita penyakit seperti yang ibu sebutkan tadi.
Bidan : bu apakah selama kehamilan ibu ini tidak pernah mengalami sakit kepala berat, penglihatan kabur ?
Ibu : tidak pernah bu.
Bidan : mari bu saya periksa ?
Ibu : ya bu boleh
Bidan : saya periksa tekanan darah ibu dulu ya ?
Ibu : ya bu silahkan.
Bidan : sudah selese bu, tekanan darah ibu normal.
Ibu : berapa bu ?
Bidan : tekanan darah ibu normal 120/80 mmHg.
Bidan : bu, bagaimana perasaan ibu dengan kelahiran bayi ibu yang pertama ini ?
Ibu : bahagia bu, sudah tidak sabar ingin gendong, tapi takut juga bagaimana nanti saya menghadapi persalinan saya
Bidan :tidak usah takut bu, persalinan merupakan proses yang alamiah terjadi pada semua ibu.
Bidan : Oh ya bu, ini kehamilannya yang keberapa, apa ibu pernah mengalami keguguran ?
Ibu : tidak pernah bu,ini kehamilan saya yang pertama. Saya dan keluarga sangat menginginkan kelahiran bayi ini.
Bidan : oh ya bu kita sama- sama berusaha ya, ibu menikah usia berapa ?
Ibu : saya menikah usia 22 tahun bu
Bidan : ya bu, saya periksa bu ya, mari saya bantu ibu memilih posisi yang nyaman ?
Ibu : ya, terimakasih bu.
Bidan : bu saya periksa keadaan janin ibu dulu ya ?
Ibu : ya bu silahkan.
Bidan : ibu keadaan janin ibu baik dan sudah berada pada posisinya ibu tidak usah khawatir ya ? sekarang giliran ibu yang saya periksa, ibu bersedia ?
Ibu : ya bu
Bidan : permisi bu ya ?
Ibu : ya bu silahkan.
Bidan : ibu, pak berdasarkan hasil pemeriksaan yang saya lakukan baru pembukaan 2, nanti kita tunggu sampe pembukaan 10 atau lengkap bu,baru saya pimpin untuk mengedan, ibu tidak boleh mengedan sebelum pembukaan lengkap atau senbelum ibu merasakan seperti ingin buang air besar ya bu,nanti munkin semakin bertambah pembukaannya munkin rasa sakit/nyerinya semakin bertambah. Tapi ibu, bapak tidak usah khawatir itu normal terjadi pada ibu bersalin.
Ibu : berarti ibu berhenti memeriksa saya ?
Bidan : tidak bu,tetap saya periksa keadaan ibu, dan janin ibu. Ibu tidak usah khawatir ya ? Nah ada lagi bu yang mau ditanyakan ?
Ibu : ibu apa bila saya mau kencing atau BAB boleh bu ?
Bidan : boleh ko bu,nanti di bantu sama bapak, tetapi nanti apa bila rasa sakitnya semakin kuat dan ibu sudah merasakan seperti ingin BAB sebaiknya bapak langsung panggil saya karna itu sudah waktunya ibu mau melahirkan.
Ibu : ibu boleh saya tidur ?
Bidan : boleh bu, silahkan ibu memilih posisi yang nyaman menurut ibu, misalnya ibu mau berdiri, duduk, jalan-jalan di sekitar ruang bersalin,tidur miring kiri boleh bu, yang penting ibu tidak usah tidur terlentang, atau miring ke kanan.
Ibu : kenapa bu ?
Bidan : karena kalo ibu tidur terlentang atau miring kanan ibu bisa sesak nafas, karena ibu kekurangan oksigen dan berbahaya juga bagi bayi ibu. Oh ya pak nanti bantu ibu memilih posisi yang nyaman menurut ibu ya ?
Bapak : oh begitu ya bu ?
Bidan : ya pak. Pak nanti kalo ibu mengeluh terlalu sakit, bapak bisa gosok-gosok pinggang ibu dengan menggunakan empat jari palmar memutar searah jarum jam untuk mengurangi ras nyeri ibu.
Bapak : ya bu, tetapi nanti tidak berbahaya bagi istri dan anak saya bu ?
Bidan : tidak kok pak yang penting pelan dan hati-hati. Oh ya satu lagi pak, jangan lupa kasih ibu makan secukupnya supaya ada tenaga mengedan nanti.
Bapak : makanan apa yang boleh saya berikan bu ?
Bidan : makanan apa saja boleh pak, tapi kalo memang ibu tidak bisa makan kasih air gula, jus, sup atau yang cair-cair saja pak biar cepat bisa di serap oleh tubuh ibu.

C. Penutup
Bidan : bapak, ada yang mau ditanyakan lagi atau yang masih belum dimengerti ?
Bapak : tidak ada bu, terimakasih ya.
Bidan : bapak, ibu sudah mengerti dengan apa yang saya jelaskan tadi ?
Bapak : ya bu saya mengerti.
Bidan : bisa di ulang satu, dua kata yang saya jelaskan tadi itu pak/ibu ?
Bapak : ya, membantu ibu memilih posisi yang nyaman, jangan lupa di berikan makan, membantu ibu BAK dan BAB, membantu ibu mengurangi rasa nyeri.
Bidan : terimakasih ya pak atas kerja samanya ? nanti kalo ibu ada keluhan, bapak tinggal panggil saya diruang jaga/ perawat. Mari bapak, ibu saya tinggal dulu.
Bapak : ya sama-sama bu, terimakasih banyak ya bu atas bantuannya ?
Bidan : ya pak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s