MATERI

 

  1. Masalah Materi                   : Asuhan  Kebidanan pada Ibu Hamil TM III
  2. lihat selannnnjutnya

  3. Peserta                                : Ibu hamil/klien (mahasiswa), keluarga

klien(mahasiswa), bidan(mahasiswa),

asisten bidan (mahasiswa)

  1. Waktu pelaksanaan             :11 November 2012
  2. Tempat Pelaksanaan           : Kelas A/BD/I
  3. Isi Materi                            :
    1. Pengertian kehamilan
    2. Tanda dan gejala kehamilan
    3. Hal-hal penting yang diperhatikan dalam kehamilan
    4. Kebutuhan dasar ibu hamil
  4. Metode                               : Ceramah dan Konseling
  5. Media                                 : Power Point dan alat peraga
  6. Evaluasi                              :

– Menanyakan kembali kepada ibu/keluarga apakah sudah mengerti dengan penjelasan yang kita berikan

– Meminta ibu untuk mengulangi inti dari materi yang dijelaskan.

– Meminta ibu untuk mempraktikkan apa yang sudah dijelaskan

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PEMBAHASAN

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III

  1. A.       Pengertian Kehamilan
    1. Kehamilan adalah proses dan mulainya ovulasi sampai partus yaitu kira-kira 280 hari (40 minggu) juga disebut kehamilan mature (cukup bulan) lebih dari 43 minggu disebut postmature dan kehamilan antara 28 minngu sampai 36 minngu desebut kehamilan premature. (Sarwono  : 2002)
    2. Kehamilan adalah masa  dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan) dihitung dari hari pertama haid terakhir. Kehamilan dibagi menjadi 3 triwulan yaitu triwulan pertama dimulai dari konsepsi sampai 3 bulan, triwulan kedua dimulai dari bulan ke empat sampai bulan ke enam dan triwulan ketiga dari bulan ketujuh sampai 9 bulan. (Saifudin : 2001)
    3. B.       Tanda dan Gejala Kehamilan
      1. Gejala kehamilan tidak pasti
        1. Amenore (tidak mendapat haid)
        2. Morning sicknes
        3. Mengidam
        4. Konstipasi / obstipasi, disebabkan penurunan peristaltik usus oleh hormon steroid
        5. Sering kencing
        6. Payudara menegang
        7. Perdarahan papil gusi
        8. Pemekaran vena-vena (varises)
        9. Lelah (fatique)
        10. Anoreksia (tidak ada nafsu makan)
        11. Tanda pasti kehamilan
          1. Pada palpasi dirasakan janin (bagian-bagian janin) dan balotemen serta gerak janin
          2. Pada auskultasi terdengar Denyut jantung janin (DJJ)
          3. Dengan ultrasonography (USG) atau scanning dapat dilihat gambaran janin.
          4.  Pada pemeriksaan sinar X tampak kerangka janin. Tidak dilakukan lagi sekarang  karena dampak radiasi terhadap janin. (Boedisantosa Ranakusuma:1999 )
        12. C.       Hal-hal Yang Penting Diperhatikan Dalam Kehamilan
          1. Berat badan dan tinggi badan ibu

Pada pemeriksaan kehamilan pertama perhatikan apakah berat badan ibu sesuai dengan tinggi badan ibu dan usia kehamilan. Bila berat badan ibu kurang atau lebih cari dan atasi penyebabnya. Pada pemeriksaan selanjutnya perhatikan peningkatan berat badan ibu. Penambahan berat badan ibu hamil 0,5 kg perminggu atau 9 kg – 11 kg selama kehamilan. Bila ibu memiliki tinggi badan kurang dari 140 cm, curigai adanya disproporsi sefalopelvik.

  1. Tekanan darah

Apabila kenaikan tekanan darah sistolik > 30 mmHg atau mencapai > 140 mmHg atau kenaikan tekanan darah diastolik lebih dari 15 mmHg atau mencapai > 90 mmHg, curigai adanya preeklamsia, eklamsia atau hipertensi dalam kehamilan.

  1. Tinggi fundus uteri

Tinggi fundus uteri meningkat sesuai usia kehamilan. Peningkatan tinggi fundus uteri terutama pada trimester ketiga kehamilan.

  1. Denyut jantung janin (DJJ)

Dalam keadaan yang normal frekuensi BJJ berkisar antara 120-160 x/menit. Berdasarkan partograf WHO, denyut kurang dari 120 detik/menit (bradicardi) atau lebih dari 160 detik/menit (takicardi) saat ibu sedang tidak HIS menunjukkan gawat janin. Bila tidak ditemukan DJJ pada daerah punggung janin, curigai adanya kematian janin (IUFD), mola hidatidosa, atau pertumbuhan janin terhambat. Ditemukannya dua bunyi jantung ditempat yang berbeda dengan perbedaan frekuensi paling sedikit      10 detak/menit merupakan diagnosis pasti kehamilan ganda (gamelli).

  1. Odema

Odema tungkai bawah pada trimester terakhir dapat merupakan hal yang fisiologis. Namun bila disertai odema ditubuh bagian atas seperti muka dan lengan, terutama bila diikuti peningkatan tekanan darah, curigai adanya preeklamsia.

  1. Besar dan letak janin

Ukuran uterus yang tidak sesuai dengan usia kehamilan (lebih kecil) dapat disebabkan oleh terhambatnya pertumbuhan janin atau kematian janin intra uterine. Sedangkan bila lebih besar curigai adanya makrosomia, kehamilan mola, atau gamelli. Setelah kehamilan 34 minggu, letak janin yang normal adalah memanjang dengan letak kepala di bawah. Kelainan yang dapat terjadi adalah letak lintang, letak oblia atau letak sungsang (presentasi bokong).

  1. Perdarahan

Perdarahan pada trimester pertama dapat merupakan hal yang fisiologis yaitu tanda hartman, perdarahan pervaginam akibat nidasi blastosis ke endometrium yang menyebabkan perlukaan. Perdarahan berlangsung sebentar, sedikit dan tidak membahayakan kehamilan. Perdarah TM1 dapat merupakan hal patologis yaitu abortus, kehamilan ektropik, atau mola hidatidosa. Setelah kehamilan 22 minggu, perdarahan yang terjadi disebut perdarah antepartum, banyak disebabkan plasenta previa dan solusio placenta. (Manuaba : 1992)

  1. D.       Kebutuhan Dasar Ibu Hamil
  • Kebutuhan fisik
  1. Oksigen

Meningkatnya jumlah progesterone selama kehamilan mempengaruhi pusat pernapasan, CO2 menurun dan O2 meningkat, pada TM3 janin membesar dan menekan diafragma, menekan vena kafa inferior yang menyebabkan nafas pendek.

 

  1. Kebutuhan nutrisi

Kebutuhan makanan pada ibu hamil mutlak harus dipenuhi. Kekuranagn nutrisi dapat menyebabkan Anemia, Abortus, IUGR, Inersia uteri perdarahan pasca persalinan, dan sepsis puerperalis, cacat bawaan pada bayi, BBLR pada bayi, dan lahir mati. Sedangkan, apabila kelebihan makanan dapat berakibat kegemukan, preeklamsi, dan bayi janin terlalu besar. Hal penting yang harus diperhatikan adalah  cara mengatur menu dan mengelolah menu dengan berpedoman pada pedoman umum gizi seimbang. Nutrisi atau makanan yang sehat adalah mengenai cara memilih makanan yang seimbang dan merasakan yang terbaik secara fisik serta mental bagi diri. Sedangkan makan sehat adalah mengenai makan yang sesungguhnya dan menikmati makanan tersebut. (Hunter& Dodds, 2005)

  1. Kalori

Selama hamil, ibu membutuhkan tambahan energi/kalori untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, juga plasenta, jaringan payudara, cadangan lemak, serta untuk perubahan metabolisme yang terjadi. Di trimester II dan III, kebutuhan kalori tambahan ini berkisar 300 kalori per hari dibanding saat tidak hamil. Berdasarkan perhitungan, pada akhir kehamilan dibutuhkan sekitar 80.000 kalori lebih banyak dari kebutuhan kalori sebelum hamil.

  1. Protein

Kebutuhan protein bagi wanita hamil adalah sekitar 60 gram. Artinya, wanita hamil butuh protein 10-15 gram lebih tinggi dari kebutuhan wanita yang tidak hamil. Protein tersebut dibutuhkan untuk membentuk jaringan baru, maupun plasenta dan janin. Protein juga dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan diferensiasi sel.

  1. Lemak

Pertumbuhan dan perkembangan janin selama dalam kandungan membutuhkan lemak sebagai sumber kalori utama. Lemak merupakan sumber tenaga yang vital dan untuk pertumbuhan jaringan plasenta. Pada kehamilan yang normal, kadar lemak dalam aliran darah akan meningkat pada akhir trimester III. Tubuh wanita hamil juga menyimpan lemak yang akan mendukung persiapannya untuk menyusui setelah bayi lahir.

  1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber utama untuk tambahan kalori yang dibutuhkan selama kehamilan. Pertumbuhan dan perkembangan janin selama dalam kandungan membutuhkan karbohidrat sebagai sumber kalori utama. Pilihan yang dianjurkan adalah karbohidrat kompleks seperti roti, serealia, nasi dan pasta. Selain mengandung vitamin dan mineral, karbohidrat kompleks juga meningkatkan asupan serat yang dianjurkan selama hamil untuk mencegah terjadinya konstipasi atau sulit buang air besar dan wasir.

  1. Vitamin dan mineral

Wanita hamil juga membutuhkan lebih banyak vitamin dan mineral dibanding sebelum hamil. Ini perlu untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin serta proses diferensiasi sel. Tak cuma itu. Tambahan zat gizi lain yang penting juga dibutuhkan untuk membantu proses metabolisme energi seperti vitamin B1, vitamin B2, niasin, dan asam pantotenat. Vitamin B6 dan B12 diperlukan untuk membentuk DNA dan sel-sel darah merah, sedangkan Vitamin B6 juga berperan penting dalam metabolisme asam amino. Kebutuhan vitamin A dan C juga meningkat selama hamil. Begitu juga kebutuhan mineral, terutama magnesium dan zat besi. Magnesium dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dari jaringan lunak. Sedangkan zat besi dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah dan sangat penting untuk pertumbuhan dan metabolisme energi, disamping untuk meminimalkan peluang terjadinya anemia. Kebutuhan zat besi menjadi dua kali lipat dibandingkan sebelum hamil.

  1. Personal Hygiene : Ibu di anjurkan menjaga kebersihannya terutama selama kehamilannya
  2. Pakaian
  3. Harus longgar dan tidak ada ikatan ketat pada daerah perut
  4. Mudah menyerap keringatBra yang menyokong payadara
  5. Sepatu dengan hak rendah
  6. Pakaian dalam selalu bersih
  7. Eliminasi : Konstipasi dan sering BAK biasanya terjadi pada TM1 dan TM3
  8. Seksual : Ibu di anjurkan pada saat berhubungan seksual sebaiknya hati-hati terutama pada ibu :
  9. Sering abortus dan kelahiran bayi premature
  10. Perdarahan pervaginam
  11. Hati-hati TM1
  12. Jika KPD → tidak boleh infeksi saluran intra uterin
  13. Mobilisasi, Body Mekanik : Sikap Tubuh Yang Baik
    1. Sepatu hak rendah dan tidak sempit
    2. Posisi tubuh saat mengangkat beban dalam keaadaan tegak lurus dan pastikan terpokus pada lengan
    3. Tidur dengan posisi kaki di tinggikan
    4. Duduk dengan posisi punggung tegak
    5. Ganti posisi secara bergantian(berdiri, duduk untuk mengurangi ketegangan otot)
    6. Exercise / senam hamil
      1. Senam hamil memberikan banyak mamfaat pada proses persalinan ( pernapasan, relaksasi, menguatkan otot otot panggul dan perut serta melatih cara mengejan yang benar).
      2. Tujuan senam hamil → memberi dorongan serta melatih jasmani dan rohani ibu secara bertahap , agar ibu mampu menghadapi persalinan dengan tenang sehingga proses persalinan lancar.

Mamfaat Senam Hamil :

1)         Memperbaiki sirkulasi darah

2)         Mengurangi  oedema ( pembengkakan )

3)         Memperbaiki keseimbangan otot

4)         Mengurangi gangguan gastro intestinal

5)         Mengurangi kejang / kram pada kaki

6)         Menguatkan otot perut

7)         Mempercepat proses penyembuhan pasca melahirkan

  1. Istirahat / tidur : Ibu hamil di anjurkan untuk istirahat cukup dan tidak boleh terlalu banyak istirahat(istirahat bukan berarti harus tidur)
  2. Imunisasi : Pemberian imunisasi TT di berikan 2x(wajib) selama kehamilan yaitu jarak pemberian T1 dengan T2 adalah 4 minggu
  3. Traveling / jalan jalan
  4. Persiapan laktasi

Pengerutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dari duktus sinus laktifirus , sebaiknya di lakukan dengan hati hati dan benar . Basuhan lembut setiap hari pada areola dan nipple akan mengurangi retak dan lecet .Gunakan penopang payudara yang sesuai .

  1. Persiapan persalinan dan kelahiran bayi
  2. Biaya
  3. Penentuan tempat serta penolong persalinan
  4. Pengambilan keputusan ( Rujuk )
  5. Baju ibu dan bayi serta perlengkapan lainnya
  6. Surat surat pasilitas kesehatan ( ASKES )
  7. Pembagian peran ketika partus
  8. Membantu kesejahtraan janin dengan cara : DJJ, Gerak janin
  9. Ketidak nyamanan dan cara mengatasinya
  10. Kunjungan ulang ( normal 4 kali ) : Keluhan, Hasil px, Penunjang.
  11. Pekerjaan
  • Kebutuhan Psikologis Ibu Hamil
  1. Dukungan keluarga
  2. Dukungan tenaga kesehatan ( bidan )
  3. Rasa aman dan nyaman selama kehamilan
  4. Persiapan menjadi orang tua
    1. Persiapan menjadi saudara kandung sesuai dengan tahap perkembangannya : Sibling, adaptasi kakak
  • Perubahan Psikologis Trimester III
  1. Rasa tidak nyaman timbul kembali, merasa dirinya jelek, aneh, dan tidak menarik
  2. Merasa tidak menyenangkan ketika bayi tidak lahir pada tepat waktu
  3. Takut akan rasa sekali dan bahaya fisik yang timbul pada saat melahirkan, khawatir akan keselamatannya
  4. Khawatir byi akan dilahirkan dalam keadaan tidak normal, bermimpi yang mencerminkan perhatian dan kekhawatirannya
  5. Merasa sedih karena akan terpisah dari bayinya
  6. Merasa kehilangan perhatian
  7. Perasaan mudah terluka (sensitif)
  8. Libido menurun

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PERCAKAPAN

PROSES KONSELING BIDAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III

  1. A.    Pembukaan
    Ibu  :    Selamat pagi    ibu,      ada      ibu       bidannya         ?
    asisten bidan : Selamat pagi uga,  oh ya bu  ada didalam mari bu silahkan masuk, silahka duduk, tunggu sebentar ya bu saya panggil ibu bidannya dulu.

Ibu : ya bu terimakasih

Bidan : pagi bu, ada yang       bisa      saya     bantu   bu        ?
suami : Ya Ibu,  saya ingin memeriksakan kehamilan istri saya.

Bidan : owh iya pak, tapi sebelunya boleh saya tau nama ibu dan bapak siapa ?

dari mana ?

Bapak : nama saya Tn “ N” dan istri saya Ny”L” saya dari bantul bu.

Bidan : usia ibu berapa ?

Ibu : usia saya baru 22 tahun dan suami saya 25 tahun.

Bidan : pekerjaan bapak sama ibu apa ?

Bapak : saya bekerja sebagai guru dan istri saya sebagai ibu rumah tangga saja

Bidan : ibu ini kehamilannya yang keberapa, apa sebelumnya pernah keguguran ?

Ibu : tidak pernah, ini kehamilan saya yang pertama bu. Dan saya sangat menginginkan kelahiran bayi ini, saya tidak ingin terjadi apa-apa sama bayi saya bu, tolong bantu saya bu.

Bidan : ya, kita sama-sama berusaha ya bu.

 

  1. B.     Inti

Bidan : lalu apa yang ibu rasakan sekarang ?

Ibu : saya merasakan sakit pinggang, susah bernafas.

Bapak : saya sangat khawatir bu,apa tidak terjadi sesuatu dengan istri saya  ?

Bidan : ya pak insa allah tidak terjadi apa-apa, bapak sama ibu tenang dulu ya, saya periksa dulu keadaan ibu, tapi ibu tidak usah khawatir ya ?
bidan : ibu apa sebelumnya dalam keluarga ibu ada yang menderita penyakit tekanan darah tinggi, DM,  Asma ?

Ibu : tidak ada bu, karena memang dikeluarga saya tidak ada yang pernah memeriksakan kesehatannya.

Bidan : oh ya bu, terus apa ibu pernah memeriksa kesehatan sebelumnya ?

Ibu : tidak pernah bu.

Bidan : ibu sebelumnya pernah memeriksakan kehamilannya ?

Ibu : pernah bu.

Bidan : berapa kali ?

Ibu : 2 kali, dan sekarang yang ketiga bu.

Bidan : dimana bu ?

Ibu : di puskesmas bantul bu.

Bidan : oh ya, terus apa kata ibu bidannya bu ?

Ibu : tidak ada, katanya saya dan janin saya baik-baik saja bu.

Bidan : oh begitu ya bu, mari ibu saya periksa dulu, kita mulai dari ( timbang BB ibu, TB,TD, Px, fisik, mengukur panggul, LAB). Bu berdasarkan pemeriksaan yang saya lakukan hasilnya normal semua  bu, saya tidak menemukan tanda bahaya atau penyulit ibu, jadi ibu dan bapak tidak usah khawatir ya ?

Ibu : ya ibu terimakasih, terus kenapa bu saya merasakan sakit pinggang, susah bernafas ?

Bidan : oh, itu bu normal terjadi pada ibu hamil, apalagi di usia kehamilan yang akan mendekati persalinan kayak ibu ini.

Ibu : kok bisa bu ?

Bidan : ya bu, karena ini dipengaruhi oleh pembesaran janin ibu, makanya ibu agak susah untuk bernafas dan mengeluh sakit pinggang.

Ibu : oh begitu ya bu, terus saya harus bagaimana bu ?

Bidan : ibu tidak usah khawatir, setiap ibu merasakan kesulitan bernafas, ibu tarik nafas panjang kemudian hembuskan secara pelan-pelan dan nsetiap kali tidur usahakan posisi kepala ibu lebih tinggi dari badan. Kalo sakit pinggangnya ibu bisa mengelus-ngelus pinggang ibu setiap kali ibu merasakan sakit atau bisa minta tolong sama bapak, ya pak ya ?

Ibu : ya bu, boleh saya bertanya satu lagi bu ?

Bidan : boleh, ibu mau nanya apa ?

Ibu : kenapa saya sering sekali BAK tapi saya susah BAB,

Bidan : oh itu bu, tidak apa-apa ini karena kandung kencing dan saluran buang air besar ibu ditekan oleh bagian terbawah janin yang mengalami penurunan karena akan mendekati persalinan. Kalo memang ibu tidak bisa memakai celana dalam ya tidak apa-apa biar tidak lecet nantinya dan nutrisinya juga dijaga ibu ya, banyak-banyak makan buah dan sayur yang tinggi serat agar ibu tidak mengalami kesulitan BAB.

Ibu : sayur dan buah apa contohnya ibu ?

Bidan : sayur, buah apa saja ibu boleh. Misalnya : sayur bayam, kangkung, kalo buahnya ibu bisa memilih buah yang paling murah tapi tinggi serat misalnya pepaya. Tidak harus mahal ibu yang murah banyak, yang penting gizinya, dan nutrisi ibu terpenuhi.

Ibu : oh begitu ya bu, terimakasih atas sarannya ibu

Bidan : ya sama-sama ibu.

 

  1. C.    Penutup

Bidan : bapak, ibuada yang mau ditanyakan lagi atau yang masih belum dimengerti ?

Bapak : tidak ada bu, terimakasih ya.

Bidan : bapak, ibu sudah mengerti dengan apa yang saya jelaskan tadi ?

Bapak : ya bu saya mengerti.

Bidan : bisa dipraktekkan salah satu dari apa yang saya jelaskan ibu ?

Ibu : apabila susah bernapas, tarik nafas panjang dan hembuskan pelan-pelan, bila tidur usahakan posisi kepala lebih tinggi dari badan.

Bidan : bisa di ulang satu, dua kata yang saya jelaskan tadi itu ibu, bapak ?

Bapak : ya, membantu ibu apabila pinggangnya terasa nyeri dielus-elus dengan tangan dibagian yang nyeri.

Bidan : terimakasih ya pak, ibu atas kerja samanya ? nanti kalo ibu ada keluhan, bapak ibu bisa datang ketempat saya kapan saja ibu mau atau bila ada keluhan.

Bapak : ya sama-sama bu, terimakasih banyak ya bu atas bantuannya ?

Bidan : ya pak.

Ibu : mari ibu saya pamit pulang dulu ibu .

Bidan :  ya, hati-hati ya ibu.

DAFTAR PUSTAKA

 

  1. Prawirohardjo, Sarwono. 2002. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal : Jakarta.
  2. Sastrawinata, Sulaiman. 1983. Obstetri Fisiologi. Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran : Bandung.
  3.  Manuaba, Ida Bagus Gde. 1992. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan danKeluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan, ECG : Jakarta.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s